A password will be e-mailed to you.

Hai, ini tim Redaksi. Setelah kami menodong Mallinda dengan rekomendasi lagu minggu ini, Mallinda langsung mengirimkan tiga lagu beserta alasannya. Di luar ekspektasi kami, tulisannya bagus! Tadinya kami akan membuat edisi terbaru dari “Lagu Terbaik Minggu ini Menurut…” seperti edisi Ziatul Aulia lalu, tapi setelah membaca tulisan Mallinda, kami putuskan untuk melanjutkan serial “Berbagi Playlist“. Selamat menikmati!

  1. “Sabda Rindu” oleh Manjakani

Lagu milik sejoli asal Pontianak ini merupakan salah satu track yang harus didengar terutama bagi mereka yang merasakan rindu tak tertahankan. Dibuka dengan petikan gitar yang sederhana, syair yang romantis, serta suara manis sang vokalis dengan cengkok yang sangat khas akan membuatmu sedikit demi sedikit menutup mata dan mengulum senyum simpul saat mendengarnya. Atau mungkin.. akan ada seseorang yang muncul sejenak dalam benakmu. Ihirrr..

  1. “Bright bright bright” oleh Dark Dark Dark

Track yang rilis pada tahun 2009 oleh band folk asal Minnesota ini akan menarikmu pada ruang kosong senyap, mengajakmu jatuh semakin jauh dalam gelap. “Bright bright bright” sendiri bercerita tentang luapan perasaan seseorang yang bergelut dengan rasa bersalah, tumpukan emosi yang hanya meletup dalam kerongkongan, serta berbagai hal yang tak terucapkan. Lagu ini juga masuk dalam playlist saya ketika saya rindu dengan rumah, ketika saya ingat banyak hal yang saya lewatkan hanya karena saya memilih menjadi pribadi yang apatis. Smoky voice sang vokalis, perpaduan antara piano, bass, dan cello yang melankolis membuat lagu ini layak untuk didengar. Satu pesan saya, berhati-hatilah.

  1. “Smokey Taboo” – CocoRosie

Mungkin tidak banyak kaum milenial yang mengenal duo eksentrik ini, bahkan duo ini sering disebut dengan The Weird Sisters di kalangan para pendengar musik. Salah satu lagu duo psychedelic folk ini yang wajib didengarkan adalah “Smokey Taboo” yang merupakan track kedua dalam album Grey Ocean (2010). Lagu ini terbungkus epic dengan nuansa khas musik ketimuran, seperti isian suling, dentuman tabla yang menuntun dari awal sampai akhir lagu, sitar, dan tak lupa suara vocal yang unik. CocoRosie dengan sukses membawa saya ikut dalam dimensi spiritual bersama track ini. “Smokey Taboo” sendiri memiliki banyak tafsiran, namun jauh di atas seperti apa dan untuk siapa isi lagu ini, terdapat satu bait yang tak lepas dari benak saya, memang sedikit namun menggelitik: “I’m afraid of sharks but not the dark”.

Masih ada setumpukan lagu yang ingin kurekomendasikan, tapi apalah daya mungkin harus ada pertemuan diantara kita untuk sekadar meneruskan perbincangan ini. Bagi saya, lagu yang sangat menarik perhatian saya adalah lagu yang mempunyai hubungan erat dengan kehidupan saya pribadi, serta berhubungan dengan berbagai hal yang tak dapat saya ungkapkan lewat lisan dalam keseharian.

No more articles