A password will be e-mailed to you.

Beberapa dari kamu, entah musisi atau manajer band pemula, mungkin belum tahu cara upload lagu ke Spotify.

Punya lagu yang tersedia di platform digital streaming seperti Spotify sudah jadi tujuan utama para musisi. Dengan jumlah user dan waktu pemutaran yang terus naik, Spotify punya ruang besar agar lagumu bisa didengarkan orang banyak.

Mengulik data resmi, jumlah pengguna aktif Spotify pada kuartal pertama (Q1) 2021 sudah menembus 356 juta. Jumlah itu menunjukkan kenaikan sebesar 24% dari Q1 2020.

Kenaikan Jumlah Pengguna Aktif Spotify Q1 2021

Angka pengguna Spotify diprediksi masih akan naik. Pertumbuhan pengguna gadget belum berhenti. Terlebih, pada 2021, pandemi belum berakhir sehingga belum leluasa pergi ke konser.

Dengan segenap potensinya, lagumu seharusnya bisa diakses banyak orang. Peluang untuk sejajar dengan banyak musisi tenar semakin besar, meski tetap butuh proses panjang juga.

Bagi kamu yang sudah punya lagu dan ingin segera rilis, prosesnya gampang banget! Kamu tinggal mengikuti program distribusi karya yang diinisiasi oleh HOOKSpace dan Tunecore.

Kamu akan diarahkan untuk upload karya secara mandiri. Dengan upload mandiri, kamu bisa memantau perkembangan rilisanmu secara langsung.

HOOKSpace tidak ingin kamu hanya menyerahkan materi rilisan sepenuhnya untuk di-upload oleh pihak ketiga. Transparansi mengenai pendapatan dan statistik lagumu bisa jadi sulit didapatkan.

Belum lagi, kamu juga bisa kena biaya tambahan.

Kalau boleh curhat, dulu mimin HOOKSpace juga pernah nge-band dan rilis lagu. Tapi, karena keterbatasan informasi, mimin pasrah saja menyerahkan perilisan sepenuhnya ke pihak ketiga.

Sayangnya, pihak yang kami pasrahkan itu memegang banyak sekali rilisan band. Alhasil, semua laporan mengenai rilisan digital kami tidak di-update, bahkan cenderung kurang transparan.

Kami tidak mau hal serupa terjadi ke kalian. Sesungguhnya ini berpotensi jadi ladang pendapatan jika berjalan dengan baik.

Tak usah berlama-lama, HOOKSpace akan memandu kamu bagaimana cara upload lagu ke Spotify secara mandiri.

Klik Distribusi Karya HOOKSpace

Daripada harus close tab, kamu bisa langsung klik link ini untuk membuka laman Distribusi Karya HOOKSpace di new tab. Nantinya, kamu akan melihat halaman seperti gambar di bawah.

Halaman distribusi karya HOOKSpace untuk memulai upload lagu ke Spotify

Daftar Sekarang

Langkah selanjutnya, kamu klik tombol Daftar Sekarang untuk terhubung ke situs Tunecore.

Daftar Sekarang untuk segera upload lagu ke Spotify

Jika punya banyak pertanyaan, kamu tinggal mengontak HOOKSpace dengan klik tombol Hubungi Kami. Kamu bakal langsung diarahkan ke admin via WhatsApp dan dipersilakan bertanya sepuasnya.

Masukkan Data Diri

Setelah klik Daftar Sekarang, kamu akan langsung terhubung ke Tunecore. Di sini, kamu bakal membuat akun baru. Pastikan nama dan e-mail yang kamu masukkan benar dan aktif.

Sign-up di laman Tunecore via HOOKSpace

Verifikasi Akun

Selesai memasukkan data diri lengkap, kamu akan melakukan verifikasi di e-mail yang didaftarkan. Selanjutnya, kamu cek inbox e-mail dan klik tautan verifikasi akun.

Konfirmasi aktivasi akun Tunecore untuk upload lagu ke Spotify

Isi Data dan Upload Lagu

Tahapan selanjutnya adalah mengisi seluruh data terkait lagu dan meng-upload audio rilisanmu. Jangan sampai ada kesalahan karena kamu tidak bisa mengganti apa pun setelah lagumu resmi dirilis ke Spotify.

Album atau Single?

Format apakah yang akan kamu upload ke Spotify? Jika ingin merilis single (satu lagu dengan durasi kurang dari 10 menit), kamu bisa klik upload now di kotak sebelah kanan.

Sebaliknya, jika kamu ingin merilis EP atau album (2+ lagu), kamu klik upload now yang ada di kotak kiri. Dengan kapasitas upload yang berbeda, biaya untuk rilis single dan album tentu berbeda pula.

Kotak pilihan untuk upload single atau album ke Spotify via Tunecore.

Lengkapi Informasi Lagu

Untuk melengkapi informasi lagu, kamu bakal mengisi empat checklist yakni Details, Stores, Upload, dan Artwork. Pastikan semuanya terisi dengan benar sebelum lanjut ke halaman pembayaran.

Details

Di sini, kamu dihadapkan dengan banyak form yang harus diisi seperti judul lagu, nama artis, bahasa, aliran musik, label yang menaungi, kategori eksplisit, karya baru atau recycle, hingga tanggal dan jam rilis.

From detail informasi lagu untuk diupload ke Spotify
Belum Punya Page Spotify?

Jika bandmu belum pernah rilis lagu ke Spotify, kamu tinggal isi saja nama bandmu dan pilih Create Spotify Page for Me.

Perhatikan juga huruf kapital dan tidaknya. Kalau kamu mau pakai huruf kecil semua seperti ‘boy pablo’, bisa. Tetapi, kalau ingin pakai huruf kapital seperti contoh HOOKSpace di bawah ini, bebas saja.

Pembuatan halaman Spotify untuk band baru

Untuk band baru, perlu dicek apakah nama bandmu sudah terpakai. Kamu sebaiknya memastikan tidak ada band dengan nama yang sama di tempat lain. Ini sangat penting untuk branding ke depannya.

Jika sudah digunakan grup lain, kamu boleh mempertimbangkan untuk ganti nama sekalian. Amit-amit, jika nanti kamu salah upload, lagumu akan tercampur dan harus berbagi satu laman Spotify dengan band lain.

Sudah Punya Page Spotify?

Jika punya band dan rilisan digitalmu sebelumnya ditangani pihak lain, kamu akan terhubung ke kotak konfirmasi seperti di bawah ini.

Laman band yang sebelumnya sudah ada di Spotify

Misalkan bandmu bernama Klavikula. Kamu bisa klik gambar album rilisan terakhir di atas untuk sinkronisasi laman Spotify.

Setelah klik bandmu, pastikan label Spotify dan iTunesnya centang hijau. Ini adalah tanda bahwa kamu sudah memilih dengan benar. Nantinya, ketika rilis, sistem akan secara otomatis menambahkan lagu baru ke halaman Spotify bandmu.

Konfirmasi laman artis lama di Spotify
Distribusi ke Seluruh Dunia

Kamu harus menentukan apakah rilisanmu bisa diakses di seluruh dunia atau tidak. Khusus ini, semua pertimbangan ada di tanganmu.

Biasanya, penyanyi atau band indie yang masih berumur satu atau dua tahun bakal mendistribusikan karyanya ke user Spotify di seluruh dunia. Semuanya dilakukan demi eksposur seluas-luasnya.

Namun, untuk artis yang bernaung di label besar, terkadang semuanya bergantung kepada keputusan label itu sendiri. Ada label yang tidak mau upload lagu artisnya ke negara tertentu karena masalah bisnis dan lainnya.

Keputusan untuk melakukan restriksi wilayah sudah menimbulkan cukup banyak kontroversial, terutama untuk artis besar. HOOKSpace sih menyarankan kamu buat tetap mendistribusikan lagu ke seluruh dunia.

Stores

Stores adalah bagian untuk memilih platform mana saja lagumu akan dirilis. Jika cuma ingin rilis di Spotify, kamu tinggal tick box Spotify saja.

Namun, selain Spotify, lagumu juga bisa didistribusikan ke 30+ platform streaming lain. Banyak di antaranya yang bahkan belum tentu kamu tahu.

Jika distribusi ke 30+ platform dirasa berlebihan, kalian bisa un-tick satu per satu platform streaming yang menurutmu tidak perlu.

Platform Alternatif Selain Spotify

Beberapa platform streaming populer lain yang tersedia adalah iTunes (Apple Music), Amazon Music, YouTube Music, Joox, Resso, dan Shazam.

Mengaktifkan upload ke Resso dan Shazam bisa jadi pilihan menarik. Lewat Resso, pendengarmu bisa berkaraoke asalkan kamu menyertakan lirik lengkapnya.

Sedangkan, Shazam adalah aplikasi yang mampu menjaring calon pendengar lewat fitur pelacak audio di gawai. Jika suatu saat rilisanmu diputar di suatu tempat, kamu bisa ditemukan oleh pendengar yang menyukai lagumu.

Cara untuk pilih opsi upload ke seluruh platform digital sangatlah mudah. Kamu tinggal klik box ‘Deliver to all current digital stores’ dan klik save saja.

Pilihan distribusi lagu selain ke Spotify

Selain itu, kamu juga bisa memilih Store Automator. Jika kamu men-checklist bagian ini, lagumu bakal secara otomatis ditambahkan ke platform digital baru yang menjalin kerja sama dengan Tunecore di masa yang akan datang.

Store Automator untuk menambahkan lagu ke platform digital baru di masa depan

Upload

Upload adalah bagian paling krusial. Perlu diingat bahwa lagu adalah jualan utama kamu di Spotify. Jadi, pastikan semuanya sudah layak unggah.

Materi yang dirilis adalah lagu original yang sudah menempuh proses produksi matang, sehingga tidak terdengar sekadar seperti demo (jika niatnya ingin upload audio dengan embel-embel demo version, ya silakan saja).

File audio lagumu disarankan sudah melalui tahap mixing dan mastering. Berikan hasil terbaik demi pengalaman calon pendengar.

Pastikan format audionya juga sudah sesuai ketentuan. Tunecore merekomendasikan batas standar audio dengan tipe wav dalam 24 bit dan 192 kHz. Lebih bagus, lebih mantap.

Section untuk upload lagu ke Spotify
Lengkapi Meta-data Lagu

Dalam bagian upload ini, kamu bakal diperintahkan untuk mengisi meta-data lagu.

Beberapa di antaranya meliputi judul, penulis lagu, hak publikasi (hak cipta), artis tambahan (jika featuring), dan checklist instrumental jika tidak ada liriknya.

Tak bisa dipungkiri bahwa musik adalah kegiatan kolaboratif. Oleh karenanya, jika memang lagumu ditulis oleh beberapa orang, kami sarankan untuk isi selengkap-lengkapnya.

Jangan pernah lupa untuk mengapresiasi orang yang benar-benar berkontribusi.

Pengisian nama pencipta lagu dan featuring untuk pencarian di Spotify

Hal yang sama juga berlaku jika kamu mengajak duet artis atau grup lain (featuring). Secara otomatis, nama artis yang kamu ajak kolaborasi akan tercantum di laman Spotify-mu. Pasti kamu pernah lihat sebelumnya, kan?

Artwork

Selain audio, artwork adalah bagian yang tidak kalah pentingnya dalam merilis lagu. Cover album, EP, atau single bisa menjadi bentuk identitas lain yang bisa dikenali pendengarmu.

Dampak dari artwork bisa sangat masif. Sampai sekarang, kita bisa tahu album The Beatles – Abbey Road (1963) meski covernya hanya menampilkan empat orang yang sedang menyeberang jalan.

Salah satu konteks terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia mungkin bisa dilihat dari album Tulus (2011).

Saking ikoniknya cover tersebut, banyak yang meng-upload plesetan album Tulus di media sosial; entah itu dengan mengganti kata ‘fulus’, ‘angus’, ‘tandus’, dan semacamnya.

Contoh di atas mungkin terlalu muluk dan tak terduga untuk bisa viral. Tetapi, kita harus mengingat bahwa judge something by its cover masih sangat relevan dalam konteks jualan. Maka dari itu, siapkan dengan baik.

Jika ada yang mempopulerkan artwork-mu jadi semacam itu, kamu sudah dapat channel marketing gratisan, bukan?

Upload artwork lagu untuk Spotify
Format Standar Artwork

Perlu diketahui, format standar untuk artwork yang bisa di-upload ke Spotify adalah berformat JPG atau PNG, dengan ukuran minimal 1600 x 1600 pixels (persegi).

Adapun syarat lainnya adalah tidak blur, tidak ada informasi ekstra di gambar (semacam link medsos atau nomor kontak), dan harus hasil karya sendiri (bukan mengambil sembarangan di Google). Spotify bisa menolak artworkmu jika diketahui berhak milik orang lain.

Jika tidak punya artwork sama sekali, Tunecore memberikan fitur layout foto dan tulisan yang bisa kamu edit. Pertanyaannya, apakah kamu mau tiba-tiba punya artwork yang sama dengan musisi lain?

Baca Juga: Dandanan Nyentrik Ala Musisi Jadi Identitas Diri

Pembayaran

Biaya Rilis

Rilis single ke Spotify via Tunecore bertarif USD 9,99 (sekitar Rp145 ribu). Sedangkan, satu EP/album dikenai USD 29,99 (kisaran Rp432 ribu).

Sistem Tunecore sendiri bukan beli putus, melainkan semacam subscription. Tiap satu tahun, kamu bakal dikenakan tarif yang sama agar lagumu tetap ada di Spotify dan platform lain yang sudah kamu daftarkan.

Jika ingin mengaktifkan Store Automator, kamu tinggal menyiapkan tambahan USD 10 saja.

Tidak menutup kemungkinan, kita bakal menemukan beberapa platform streaming yang sama populernya seperti Spotify dalam beberapa tahun ke depan. Bayar Store Automator bisa jadi investasi bagus, namun keputusan tetap ada di tanganmu.

Tunecore sebenarnya menyediakan fitur pre-order. Namun, ini harus didaftarkan tiga minggu sebelum lagu rilis dan terbatas pada platform iTunes saja. Kamu pun bakal dikenai biaya tambahan lagi sebesar USD 15 (sekitar Rp220 ribu).

Harga tersebut sepintas mungkin tampak mahal. Namun, keuntungannya, kamu berhak atas 100% pendapatanmu dari jumlah play dan waktu putar di Spotify.

Jika lagumu viral dan banyak didengar, kamu dan bandmu sendiri yang akan menikmati semuanya.

Checkout

Ini adalah tahap terakhir mengenai cara upload lagu ke Spotify. Setelah menyelesaikan seluruh cara di atas, kamu akan melakukan checkout dan bersiap melakukan pembayaran.

Caranya, kamu klik ‘Add to Cart’ dan ‘Proceed to Checkout’ di sebelah kanan untuk memilih cara pembayaran.

Jangan lupa cek Order Summary mengenai berapa uang yang harus kamu bayar. Jika tidak mau membayar Store Automator dan Pre-order iTunes, non-aktifkan dulu di bagian Stores.

Checkout Cart di Tunecore

Kamu bisa membayar dengan PayPal atau kartu kredit. Kemudian, jangan lupa isi form data diri untuk keperluan administrasi.

Khusus menggunakan PayPal, kamu hanya akan dikenakan charge sebesar USD 0,01. Dalam akun PayPal-mu, pastikan sudah terhubung dengan kartu pembayaran yang sah.

Kebanyakan, masalah yang biasa ditanyakan adalah “Bagaimana jika tidak punya kartu kredit?”. Kalau punya rekening Jenius, kamu bisa langsung mengisi nomor kartu di bagian ‘Add New Card’.

Pilihan pembayaran di Tunecore untuk upload lagu ke Spotify

Akan tetapi, kalau benar-benar kepentok, kamu mungkin bisa pinjam credit card temanmu dulu. Jangan lupa ganti uangnya biar rilisanmu berkah, he he he.

Tunggu Lagumu Rilis

Setelah melakukan pembayaran, kamu bakal beralih ke tugas berikutnya. Kamu perlu mempersiapkan segala materi promosi pra-rilis, entah itu di media sosial atau melalui word-of-mouth.

Kamu bisa membuat materi promosi berupa postingan Instagram, teaser video di YouTube, testimoni sesama musisi, atau apa pun yang sekiranya bisa membangun awareness orang di sekitarmu.

Promosi sangat dibutuhkan agar tidak anyep waktu memasuki tanggal rilis. Pasalnya, di era sekarang, ada ratusan lagu yang rilis di Spotify setiap harinya. Hilang momentum sedikit bisa mempengaruhi banyak hal.

Baca Juga: Perasaan yang Muncul Ketika Penonton Menyanyikan Lagu Anda Sendiri

Setelah membaca panduan dan cara upload lagu ke Spotify di atas, kamu seharusnya sudah bisa upload karya original secara mandiri.

Jika kamu berhasil upload lagu ke Spotify berkat membaca tulisan ini, kami akan sangat senang. Jangan lupa beritahu kami. HOOKSpace akan membantu mempromosikannya secara gratis.

Apakah kamu punya kesan tersendiri saat upload lagu ke Spotify? Ayo bagikan pengalamanmu di kolom komentar di bawah!

No more articles