A password will be e-mailed to you.

Band indie asal Jogja, Jalan Batas Kota (JBK), merilis single keduanya yang berjudul “Batas Kota” di semua platform streaming digital pada 10 September 2021.

Krisna (vokal & gitar), Patra (gitar), Ale (Synth), Balung (drum), dan Abas (Bass) mengemas “Batas Kota” lewat gaya mereka sendiri, layaknya single sebelumnya yang berjudul “Gadis Indie”, yang bermain di area alternative rock.

Proses kreatif lagu ini memakan 1,5 tahun. Salah satu inspirasi JBK adalah film lawas yang ditonton para personilnya pada 2020 lalu.

Pada awal masa pandemi, para personil JBK banyak menonton beberapa film lama seperti “Gita Cinta dari SMA” dan “Cintaku di Rumah Susun”.

Dari dua film itu, mereka terbersit untuk mengangkat tema nostalgia, jatuh cinta, penasaran, dan patah hati sebelum era smartphone.

“Adegan penutup Gita Cinta dari SMA sangat berkesan bagi kami. Galih mengejar terbenamnya matahari diiringi surat Ratna: ‘Iringilah kepergianku dengan senyuman walau hatimu tidak demikian’. Dari sana, tema lagu muncul. Rasanya mencintai dan meninggalkan itu tidak mudah,” ucap Abas.

“Intinya, Batas Kota adalah lagu untuk yang percaya bahwa cinta tak bisa dibunuh sekalipun nasib tak berpihak kepada kita,” beber Krisna.

Pandangan tentang nostalgia dan harapan tidak hanya dituangkan dalam lirik.

Elemen synth yang hadir pada 2:14 misalnya, jadi penanda bahwa harapan tetap ada meski hanya berjarak satu sentimeter dari jurang perpisahan.

Selain karena pandemi, proses kreatif lagu ini juga sempat dihambat beberapa kendala.

Ketika proses rekaman baru berjalan separuhnya, data “Batas Kota” terkena virus di komputer. Akibatnya, sebagian yang hilang, seperti file gitar milik Patra, harus di-take ulang.

“Setelah data rekaman hilang, kendala lainnya adalah karakter suara gitar yang berbeda dari semula. Namun, dengan semangat tinggi, halangan semacam itu bisa dilalui,” tambah Ale.

Ale sendiri ditunjuk sebagai engineer rekaman lagu ini. Setelah rampung, proses mixing mastering dilakukan di Studio Kamar Malas milik Gatra Laringal, pentolan band Gie.

Jalan Batas Kota (JBK) sendiri melabeli diri sebagai band rock yang nggak rock-rock banget. Mereka senang menambahkan unsur seperti band pop pada umumnya. Adapun influence musik terbesar didapatkan dari The Adams, Morfem, Rumah Sakit, Weezer, dan The Smashing Pumpkins.

Baca Juga: HMGNC Luncurkan Video Dokumenter “Japan Tour 2018” di Kanal YouTube-nya

Band indie asal Yogya, Jalan Batas Kota (JBK)
No more articles