A password will be e-mailed to you.

Setelah merilis 3 single sebelumnya dalam beberapa bulan ke belakang, Aldy Rheva Irawan a.k.a Simatakaca akan merilis self-titled album pada 20 Agustus 2021 di berbagai platform digital. Album ini berisi 10 tracks dan 1 track instrumental.

Debut ‘Self-Titled’ album ini bercerita bagaimana kita harus tahu kapan istirahat, kapan mengalah, kapan merelakan, dan kapan menyerah. Aldy membawa sisi intimnya setelah terbiasa memotivasi diri untuk mencapai semuanya tanpa ragu dan berapi-api, tapi acap kali lupa untuk menjeda sejenak semua itu.

Baginya, sudah terlalu banyak orang menggaungkan untuk semangat dan jangan menyerah, tetapi tidak dengan istirahat dan tenangkan diri dulu untuk melangkah kemudian.

Semua proses recording, compose, mixing, dan mastering seluruh lagu di album ini dilakukan oleh Aldy Rheva Irawan secara mandiri di rumahnya yang dinamai Sanak Saka, sekaligus menjadi ‘basecamp’ para rekan-rekan yang juga berkecimpung di bidang musik.

Dalam album ini pun, Simatakaca mengandeng teman-temannya untuk ikut terlibat.

“Dah Lah”, yang ada part Saxophone-nya, diisi oleh Nazmidu dari Ronaswara. “Kita Yang Baru” disematkan riff dan melodi oleh Ripaldiansyah (Playground Presage). Cover album pun dikerjakan oleh Fiqri Arief Rachman a.k.a Slowmind. Tidak lupa juga, ada teman-teman humarekords yang membantu dalam promosi dan lain halnya.

Sebelum album self-titled ini dirilis, Simatakaca telah merilis tiga single, yakni “Dah Lah”, “Mencari Ketidakpastian”, dan “Kita Yang Baru”. Ketiga lagu tersebut akan masuk dalam album ini.

“Semua proses kreatifnya pun hasil nyolong waktu pas lagi rekaman album pertama Ronaswara—band Aldy. Lumayan memakan waktu yang cukup lama, terlebih terkikis oleh kerjaan dan kemageran yang luar biasa. Oleh sebab itulah, aku namai musik Simatakaca ini ‘Lazy Pop’,” ucap Aldy.

“Berharap album ini bisa menjadi teman ketika sedang bermalas-malasan, atau sedang menikmati sore hari yang insyaAllah cerah,” lanjut Aldy.

Simatakaca sendiri sudah terbentuk sejak 2018. Mulanya, project ini dijalankan oleh 2 orang, Aldy dan Yayang. Mereka telah merilis 2 buah lagu bertajuk “Halimun” dan “Bagian Tanpa Judul”.

Namun, pada pertengahan 2019, bersamaan dengan rilisnya video klip “Bagian Tanpa Judul”, Simatakaca akhirnya menjadi project solo Aldy Rheva Irawan karena satu dan lain hal.

Baca Juga: Balau Sampaikan Kisah Lampau Tanah Jawa dengan Merilis Album “Bhairawa Tantra”

No more articles