A password will be e-mailed to you.

Milestone meluncurkan single berjudul “Gemerlap Gelap” di berbagai platform musik digital, 14 September 2021. Band beranggotakan Bhima Dwika (vokal/gitar), Yoga Bhakti (gitar/synth), Arroyhan (keys/synth), Aulia Rakhman (bass), dan Witra Prima (drums) ini merilisnya di bawah naungan Boneless Records.

Lagu “Gemerlap Gelap” menceritakan sebuah fase dimana rasa tertekan dan kebingungan semakin memuncak. Namun, pada akhirnya, jalan yang bisa dilakukan adalah menerima kenyataan yang terjadi, sekaligus melangkah maju.

Dalam pendekatan 5 Stage of Grief, fase ini termasuk ke dalam fase tertekan (depression) menuju ke fase Penerimaan (acceptance).

Komposisi “Gemerlap Gelap” adalah perpaduan dari musik British pop, alternative rock, dan ambient. Dimensi musik yang cukup lebar menggambarkan jangkauan dan pandangan manusia.

“Gemerlap Gelap” akan menjadi bagian dalam album Milestone, pertengahan tahun 2022 mendatang. Namun, ada beberapa perbedaan untuk versi single “Gemerlap Gelap” kali ini dengan versi yang nantinya akan dimasukkan ke album.

Dalam single version ini, isian gitar tidak penuh dan digantikan dengan instrumen synthesizer. Pasalnya, kondisi Yoga (gitar) belum pulih akibat kecelakaan lalu lintas. Sedangkan, di versi album nantinya, mereka berharap komposisi dari lagu ini bisa lebih utuh dengan aransemen yang lengkap.

“Tanpa part gitar, kami harus lebih memutar otak supaya aransemen yang dihasilkan tetap utuh dan penuh. Pada akhirnya, kami menggantinya dengan part synthesizer,” ucap Bhima Dwika.

“Aransemen yang kami bangun melewati banyak hambatan dan tentu saja tak semudah membalikkan telapak tangan. Kami memerlukan waktu agar semuanya benar-benar padu,” kata Arroyhan.

Waktu yang dibutuhkan Milestone untuk mengerjakan lagu ini ialah sekitar empat bulan.

“Proses total rekaman yang dilakukan cukup memakan waktu dan energi. Sampai akhirnya, kami merasa terlarut dalam keadaan dan memutuskan untuk menyelesaikan lagu ini bagaimanapun hambatan dan keterbatasan yang sedang kami alami,” kata Witra Prima.

“Pada proses pengerjaan, kami mengolah keterbatasan dan segala yang kami rasakan ke dalam lagu ini. Contohnya, saya mengolah hasil X–ray berupa gambar patah tulang yang saya touch-up sedemikian rupa sehingga dapat lebih merepresentasikan pesan dari lagu ini, antara keterbatasan dan harapan,” beber Aulia Rakhman.

Artwork lagu Gemerlap Gelap

“Kami sepakat bahwa sekecil apa pun langkah yang kami buat, apapun hambatan yang akan menghadang, dan segala keterbatasan yang kami miliki, tidak akan menghentikan harapan kami untuk tetap akan mengejar segala impian,”

“Seperti isi pada lagu “Gemerlap Gelap” ini, bahwa pada setiap gelapnya malam, selalu ada lentera yang yang akan bersinar terang didalamnya,” pungkas Yoga.

Dalam proses pengerjaannya, Milestone dibantu Catpaws Studio dan Watchtower YK Studio. Proses mixing dan masteringnya masing-masing dilakukan oleh Arroyhan dan Dhandy Satria.

“Gemerlap Gelap” sendiri menjadi lanjutan kiprah Milestone usai merilis single pertamanya, “Semesti Semesta”, 4 Maret 2021 lalu. Sesuai yang disebutkan di atas, band asal Banjarnegara ini sedang mempersiapkan materi albumnya untuk tahun depan.

Baca Juga: Holy City Rollers Rilis Ulang Album “First Chapter of Allordia”

No more articles