A password will be e-mailed to you.
Lxu5j6n6Q_U
Unplanned Vacation with Mondo Gascaro: Rajakelana, a Year Later Sore itu, 25 November 2017, cuaca di Jogja sedikit berbeda dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya. Dari pagi hingga malam cuaca sangat bersahabat, hal itu sangat berbeda dengan beberapa hari sebelumnya dimana hampir setiap hari, Jogja diguyur hujan tanpa jeda. Pada saat itu memang belum ada kabar mengenai badai Cempaka karena kabar mengenai badai tersebut santer diberitakan selang sehari selepas perayaan satu tahun albuh Rajakelana digelar. Kami memulai persiapan sejak pagi menjelang siang. kami rasa, kami sedang panik-paniknya karena ada beberapa hal yang luput kami siapkan. Selain luput dengan beberapa hal, kami juga cukup dibuat keder karena tim kami yang sangat terbatas, tapi alhamduilah lagi-lagi semesta sangat memberkahi dengan apa yang kami lakukan. Banyak teman-teman kami yang dengan sukarela membantu acara kami. Ada beberapa nama yang layak kami apresiasi seperti Norman, Ardan, Ipung, Asyam, Nadine, Atul, Handop, Nath, dan masih banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.
Siang Hari selepas Duhur, teman-teman musisi sudah mulai berdatangan, saling bertegur sapa membuat suasana semakin hangat. kehangatan semakin terasa ketika teman-teman Kaveh kanes tiba di Kedai kebun. Yaa kami memang merindukan mereka, karena sangat jarang bisa berjumpa dengan mereka di gigs-gigs Jogjakarta. Pada momen kali ini kami rasa seperti lebaran karena kami seperti merasakan kehadiran mereka kembali di kota asal mereka. Kami merasa sangat senang karena bisa mengajak mereka untuk pulang ke kampung halaman mereka. Mendengarkan karya-karya mereka itu seperti mendapatkan oase di tengah gersangnya padang gurun yang luas.
No more articles