A password will be e-mailed to you.

Nggak Apa-Apa, Aku Juga Nggak Bisa Milih Antara Ngeband atau Ngantor Kok

REDAKSI – Pilihan menjalani kehidupan kantoran kerap jadi batu sandungan banyak orang yang menjalani proses bermusik. Febrina Claudya, vokalis Olski, menceritakan kisahnya bahwa kita tuh sebenarnya nggak perlu milih mau ngantor atau main band, ya meskipun jadinya agak repot sih.

Kalau disuruh milih antara ngeband atau ngantor, aku mungkin nggak bisa pilih salah satu. Bermusik atau ngeband adalah hal paling menyenangkan dalam hidupku. Dari yang dulunya cuma ngisi acara di sekolah atau kampus sendiri, yang tadinya cuma bisa nonton band besar dari bawah panggung, sekarang udah bisa ngisi acara-acara besar dan satu panggung sama band-band itu. Sebuah kebanggaan tersendiri buatku, apalagi ditambah hasil ngeband yang udah mulai bisa dipakai jajan.

Aku juga menikmati kegiatan perkantoran. Yah, walau bisa dibilang kerjaanku itu bukan yang kantoran banget, yang harus nine-to-five. Sedikit cerita tentangnya, aku kerja di start-up company lokal Jogja di bidang ticketing management system untuk event-event (konser, show, seminar, pameran, dll). Di kantorku itu, aku kerja di bagian customer service yang sebenarnya bisa kerja dimana aja dan kapan aja. Jadi, buat ngatur waktu antara kerja dan ngeband bukan menjadi kesulitan yang besar, lagipula teman-teman dan atasan di kantor juga memahami dan memaklumi hal tersebut asalkan kerjaan tetep beres.

Sebelum ini, di sela-sela ngerintis Olski, nama bandku, aku juga sempat kerja part-time selama 1 tahun sebelum kerja di kantor yang sekarang. Ya aku emang suka dua-duanya.

Tapi, kalau ditanya prioritas, aku bisa bilang kalau aku lebih memprioritaskan ngeband. Bukan karena kerjaan tidak lebih penting, tapi karena kegiatan ngeband (dari mulai latihan, soundcheck, dan perform) menuntutku hadir secara fisik dalam setiap prosesnya. Beruntung, pekerjaan kantor bisa ku handle dari handphone atau laptop, memungkinkan buat dikerjain di mana aja asal ada koneksi internet.

Ada satu pengalaman lucu yang pernah aku alami sebelum manggung yang juga ada kaitannya sama kerjaanku.

Hari itu, aku dan teman-teman band Olski harus tampil di Wonosari, kami berangkat lebih awal untuk melakukan checksound terlebih dahulu. Sementara, di waktu yang bersamaan, kantorku harus meng-handle sebuah acara konser yang cukup besar dengan bintang tamu utama Sheila On 7. Sebagai customer service, tentu aku sibuk merespon pertanyaan dan keluhan dari customer yang mau beli tiket acara itu via website kantorku.

Selesai souncheck, kami singgah di rumah Mas Dicki (gitaris olski) untuk istirahat sejenak. Saat kami sedang sibuk bersiap untuk menuju ke venue, tiba-tiba handphone-ku berdering. Wah, mendadak ada telepon dari customer. Di tengah kerepotan siap-siap sebelum perform akhirnya telepon aku angkat. Dibalik telepon terdengar suara mbak-mbak yang mengeluhkan bahwa tiket yang sudah dia pesan melalui website gagal diproses.

Ternyata, dia melakukan pembayaran di luar batas tenggat waktu pembayaran yang sudah ditentukan. Sebagai customer service yang baik, aku balas keluhannya dengan penjelasan bahwa kuota tiket sudah habis dan tidak akan ada tambahan tiket lagi. Tiba-tiba, mbaknya nangis sambil mohon-mohon: “Tolong lah mbak, saya udah datang jauh-jauh dateng buat nonton Sheila On 7 masa ga bisa tambah 2 tikeeet aja, please”.

Dalam hati pengen aku jawab jahat “Ya bodo amat kan salah situ sendiri, Mbak”, tapi nggak jadi karena aku teringat kalau aku ini customer service.

Ya kira-kira begitulah rasanya kerja sambil ngeband. Ada lucunya, ada dramanya, ada capeknya, tapi banyak serunya. Kalo kata quotes di google “if you do what you love, you’ll never work a day in your life”. Ya bener itu yang aku rasain. Kerja tidak terasa seperti kerja karena aku menjalani sesuatu yang aku suka.

Jadi, buat yang nggak bisa milih antara ngeband dan ngantor: nggak apa-apa, aku juga nggak bisa kok!


 

Febrina Claudya adalah vokalis Olski, band pop gemas yang saat ini tengah menyiapkan album kedua. Dengarkan Olski di tautan berikut.

Ingin ikut berkontribusi tulisan di situs ini? Baca ketentuan kontribusi di sini.

No more articles