A password will be e-mailed to you.

Band hip-rock asal Malang, Revolt of Sand, bersama label Fist Valley Record, merilis video klip single “Merah Putih Hitam” pada 11 September 2021. Video ini bisa ditonton di kanal resmi Revolt of Sand.

Dalam single “Merah Putih Hitam”, Revolt Of Sand menceritakan keluh kesah sebagian besar orang di negeri ini. Lagu ini sarat akan amarah terhadap sistem politik yang berdampak buruk bagi warga negara.

Dogma sejak kecil bahwa ‘merah artinya berani’ serta ‘putih artinya suci’ kini menjadi tanda putus asa. Bagi Revolt Of Sand, wujud ‘Merah Putih’ yang dikombinasikan dengan ‘Hitam’ tak bermaksud mengubah, tapi menambah rasa kepemilikan sebagai warga yang diakui negara.

‘Hitam’ menjadi simbol pengingat bahwa kondisi negara masih belum lepas dari rasa resah dan kelam. Walau sudah berangsur melewati berbagai era, belum juga ada titik baik yang terasa.

Komposisi masing-masing instrumen dalam lagu ini pun seolah mempertegas rasa marah yang bertransformasi menjadi muak. Musik padat berisi dinamika mood yang naik lalu turun untuk kemudian naik kembali ini, bagai memberi ruang bebas untuk pendengar berekspresi sesuai keinginan mereka.

Tidak hanya padat, Revolt Of Sand meneruskan tongkat estafet tradisi musik rock yang dalam repertoarnya kerap menyuguhkan solo instrumen.

Dalam “Merah Putih Hitam”, terdapat solo gitar, bass, dan turntable yang dinamis. Ini seakan memberi garansi bagi siapa pun yang mendengar akan melakukan air instrument atau membunyikan kembali bagian solo tersebut melalui mulut mereka.

“Visual yang disajikan pun menjadi penguat arti dari sikap dalam “Merah Putih Hitam”. Ini terlihat dari sosok peraga yang menyaksikan para elit memainkan perannya di layar kaca,”

“Dia kemudian membanting kursinya seolah tidak peduli akan kedudukan yang diinginkan. Kemudian, ada pula amarah massa yang tak kunjung mundur walau diberondong gas air mata dan water cannon,”

“Scene penutup ketika mahasiswi mencegah aparat yang menodongkan laras panjangnya pada Revolt Of Sand lalu menggenggam merah putih menjadi penegas bahwasanya kami sangat mencintai negara ini. Maka dari itu, kami menentang apapun yang merusak,” tulis Revolt of Sand dalam press release-nya.

Musik single ini berawal dari riff yang diciptakan Raggil Suliza. Riff tersebut diolah kembali oleh Dhiardana Rachmadiargo, dan disempurnakan lirik yang ditulis Raggil Suliza dan Gol’Conda Kusuma Nagari.

“Merah Putih Hitam” ini sekaligus akan menjadi single pertama dari album In The Counterfeit Freedom. Album tersebut kurang lebih bakal merepresentasikan suasana dan kritik yang sama terhadap sistem politik.

Baca Juga: Kolaborasi “SUPER” Funkot dari Prontaxan dan Hindia Cs.

No more articles