A password will be e-mailed to you.
hwMBPtuYg9A

“Coy, lo udah denger Elephant Kind belum?”

Itu pertanyaan sahabat saya kurang lebih 2 tahun yang lalu. Enak saja, ofensif sekali pertanyaannya. Dikiranya saya kurang wawasan apa? Saya kan perlu terus menerus update referensi bermusik untuk membuat kagum dedek-dedek indie yang saya dekati. (kalimat barusan adalah tambahan redaksi saja, Vega mana mungkin bermain perempuan.)

Lagu Elephant Kind yang saya dengar pertama kali berjudul “Montage”. Brilian sekali. Saya ingat sekali sejak itu saya langsung terngiang selalu pola tuti di lagu tersebut selama berhari-hari ke depan. Gumaman “doo dududu doo doo doo, doo dududu doo doo doo” seringkali saya humming-kan setiap saat. Kecuali saat solat dong, karena saya memang jarang solat. Hei, bercanda loh ukhti.

Album City J pun langsung auto-save di playlist Spotify saya yang premium itu. Karena sudah saya simpan, ya mau gak mau pasti berujung mengikuti lagu-lagu mereka yang baru seperti “True Love” & “Sour”. Gak cuma dengerin, saya juga selalu betah nontonin konsep video klipnya. Damn guys, you’re all so dedicated in making this any piece of art!

Beberapa waktu lalu, HOOKSpace bekerjasama dengan Sole Vacation berkesempatan melakukan interview ekslusif bersama Elephant Kind. Rasa penasaran yang selama ini hadir akhirnya bisa saya bawa ke tim redaksi dan menghasilkan poin-poin penting yang ingin kami kulik ke EK. They’re smart, really smart. Atau saya nya aja yang agak kurang ya gak tau juga. Pokoknya, dari apa yang sedang mereka kerjakan terkait industri musik Indonesia di masa depan, banyak hal inspiratif yang bisa kita semua pelajari.

Sangat asik ketika kita sama-sama sepaham mengungkit salah satu masalah, “ada gak sih temen lo yang punya cita-cita: Gue abis lulus pingin buka record label atau abis lulus gue pingin jadi manajer band?” Ada gak nih? Kamu yang lagi baca gimana?

Kami pun berbincang sedikit tentang bagaimana industri musik bekerja, membangun ekosistem musik yang bagus, dan bagaimana semua ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Gimana? Berat kan? Kelihatan pintar kan saya?

No more articles