A password will be e-mailed to you.
irxPLBSEcyo

Olski termasuk salah satu band yang terlalu sering saya tonton. Beberapa kali kami sepanggung. Beberapa kali saya datang di salah satu gig yang kebetulan ada Olski-nya. Tidak jarang pula saya datang menyambangi keramaian skena karena ingin menonton Olski untuk sekadar tersenyum melihat gelembung-gelembung penuh harapan yang mereka bawa.

Kalau dirunut, saya pertama kali menonton mereka di Serangan Umum Satu Maret sekitar tahun 2014. Itu pun saya datang niatnya pengin nonton Koala. Eh dilalah kok ya saya datang kecepetan dan terpaksa disuguhi sebuah band yang mengaku gemesh ini. Saya cermati mereka pelan-pelan, ya lumayan gemesh sih. Tapi, ya saat itu sambil lalu saja, saya tidak sempat kenalan dengan mereka. Lagian saya kan macho, mana ada waktu saya buat yang gemesh-gemesh?

Di satu kesempatan, untuk kesekian kalinya saya menonton lagi Olski, di Ambarrukmo Plaza. Saat mereka manggung, saya termasuk salah satu yang berdiri di deretan depan. Jangan asal prasangka, saya masih macho loh ya. Ini saya cuma.. riset aja.

Saya melihat ke kanan-kiri, saat itu yang menonton kebanyakan, dari tampilannya, ya anak-anak band juga. Kalau bukan anak band, sepertinya mereka adalah massa dari band penutup yang akan tampil setelah Olski. Pokoknya tampilannya sangar, beberapa ada yang gondrong, macho lah kayak saya. Kemudian realita menghentak: semua orang macho ini bareng-bareng ikutan nyanyi lagu Olski.

“Selamat malam, jangan lupa, cuci kaki dan tangan…”

Saya shock, lalu ikutan nyanyi.

Ternyata tidak ada korelasi antara kemachoan dan kegemeshan. Pelajaran ini saya pegang teguh sampai sekarang, walau pun entah apa gunanya. Saya pegang saja dulu.

Kalau ada predikat band paling humoris di Jogja, tentu bukan Olski jawabannya. Kalau ada kelompok band paling religius, Olski juga tidak berada di kelompok itu. Kalau ada istilah band yang paling berjasa menambah devisa negara, tentu kita mesti pertanyakan siapa yang menciptakan istilah ini.

Tapi, ada satu predikat menurut saya layak tentang mereka: Olski adalah band kesayangan semua anak band.

Selamat menyaksikan episode enam dari Sore di Saorsa.

No more articles