A password will be e-mailed to you.

Rapper yang berkarya di bawah Double Deer Music, Vargo The Unworthy, meluncurkan single kedua berjudul “Not My Time” pada 24 September 2021. Lagu tersebut bisa didengarkan di semua platform musik digital.

“Not My Time” adalah lagu tentang kekuatan dan kepercayaan diri. Vargo ingin mengajak pendengarnya agar tak pernah menyerah meskipun ‘malaikat maut’ sudah pernah membayangi.

“Percayalah kepada diri sendiri terlepas betapa buruknya masa lalu yang pernah dihadapi. Terkadang, kita hanya perlu let go dan only stop when you’re dead,” ucap Vargo dalam press release-nya.

Single ini ditulis oleh Vargo a.k.a Maulana Kusuma Budiaji, diproduseri oleh Adya Simanjuntak, di-mixing dan mastering oleh Joseph Wibowo, dan dilengkapi artwork garapan Damar Komodo.

“Not My Time” adalah single kedua yang dirilis Vargo The Unworthy secara pribadi. Sebelumnya, rapper berusia 27 tahun ini telah merilis satu single, yakni “Good Day”, pada Februari 2021.

Vargo The Unworthy sendiri memulai karier musiknya pada 2018. Ia memulai lewat Double Deer Academy dan dimentori langsung oleh Laze.

Nama ‘Vargo’ terinspirasi dari anjing-nya yang bernama ‘Argo’, sementara ‘The Unworthy’ muncul berkat rasa kesamaan dengan karakter di Game of Thrones, ‘Aegon the Unworthy’.

Rapper asal Jakarta ini menjadikan Eminem, J.I.D, MacMiller, Laze, dan Joe Million sebagai influence terbesarnya.

Adapun sepak terjang kariernya lebih banyak muncul di album kompilasi. Dalam tiga tahun terakhir, ia tiga kali menjadi featuring di album “Tha Big Bang” (2019), “Bethesda” (2020), dan “Chronos” (2021).

Satu featuring-nya yang paling ramai didengarkan di Spotify adalah “Alive”, yang ada di album“Tha Big Bang”. Berkolaborasi dengan Rayrocc., Kay Oscar, dan ComboTrial, lagu tersebut didengarkan lebih dari 5.000 kali.

Baca Juga: “SUPLEX”, Debut EP SANMUUN dengan Balutan Experimental

No more articles