Sore di Saorsa #5 - Gabriela Fernandez

Gabriela Fernandez

ARTIST

Saya dan Gebi beberapa kali berbincang sebelum dia memutuskan memulai karir soloisnya. Bukan makan malam bersama kok, hanya kebetulan kami satu komunitas musik dan sering ngejob bareng. Saat itu, Gebi baru saja jadi sarjana psikologi dan sedang di persimpangan jalan. Rencana Gebi melepaskan atribut perkuliahannya setelah lulus untuk membangun karir sebagai seniman adalah langkah yang mengundang perdebatan, terutama bagi orang-orang yang suka ngurusin orang lain. Pilihan 1) kerja kantoran sambil hobi nyeni atau 2) menyerahkan diri pada idealisme adalah topik perdebatan abadi. Pembahasan ini kalau saya tuliskan di sini bisa jadi skripsi lagi. Gebi bisa lulus dua kali. S.Psi kuadrat. Opsi terakhir akhirnya dipilih Gebi, setidaknya sampai tulisan ini dimuat. Menggunakan nama panggung Gabriela Fernandez, penyanyi asal Flores ini resmi menyerahkan nasibnya pada dunia seni. - Ikhwan Hastanto CREDIT Project Officer: - Ikhwan Hastanto (https://www.instagram.com/ikhwanhastanto) Video Director: -Leonardo Juan CP Videographer: -Leonardo Juan CP (https://www.instagram.com/leonardojuancp) -Zildjian Raka (https://www.instagram.com/merekdrum/) - Stefanus Anom Parikesit (https://www.instagram.com/anomparikesit/) Video Editor: -Leonardo Juan CP -M Ikhwan Hastanto Sound Equipment: -Novega Ghufron Arlinka (https://www.instagram.com/novegavey/) Producer: -Much Faisal Amin (https://www.instagram.com/muchfamin/) -Elmo Ramadhan (https://www.instagram.com/elmomord/) HOOKSPACE: -http://hookspace.id/ -https://www.instagram.com/hookspace/ -https://twitter.com/hookspaceID -https://www.facebook.com/hookspaceID SAORSA COFFE -https://www.instagram.com/saorsakopi/ BLUE PRODUCTION -https://www.instagram.com/blueproduction_id